HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS

Main Article Content

Reny Chaidir
Ade Sry Wahyuni
Deni Wahyu Furkhani

Abstract


Indonesia merupakan daerah terbanyak nomor dua penderita diabets melitus di kawasan Asia Tenggara dengan angka kejadian sebesar 9,116.03 kasus. Puskesmas Tigo Baleh angka kunjungan penderita diabetes melitus pada tahun 2015 mengalami peningkatan yaitu sebesar 408 kunjungan. Pasien diabetes melitus rentan mengalami komplikasi yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah. Peningkatan kadar gula darah dapat dicegah dengan melakukan self care terdiri dari pengaturan diet, olah raga, terapi obat, perawatan kaki, dan pemantauan gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 89 orang responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) dan kuesioner The Diabetes Quality of Life Brief Clinical Inventory. Hasil penelitian ini menggunakan uji product moment (pearson correlation), diperoleh nilai r = 0.432. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh yang berbanding lurus dan memiliki tingkat korelasi yang sedang. Terdapat faktor yang mempengaruhi korelasi dengan kualitas hidup. Diharapkan agar pasien diabetes melitus dapat meningkatkan aktivitas self care sehingga dapat menjalankan kehidupan secara normal.


 


Indonesia is the second largest area diabets mellitus patients in Southeast Asia with the incidence of 9,116.03 case. Puskesmas Tigo Baleh visiting number of diabetes mellitus in 2015 experienced an increase in the amount of 408 visits. The patient is susceptible to diabetes mellitus complications caused by increased levels of blood sugar. The increase in blood sugar levels can be prevented by doing self-care consists of settings of diet, exercise, drug therapy, foot care, and monitoring of the blood sugar. The purpose of this research is to know the existence of the relationship of self-care and the quality of life of patients with diabetes mellitus . This research using cross sectional conducted on 89 respondents using simple random sampling technique. Data collection using the questionnaire The Summary of Diabetes self-care Activities (SDSCA) and questionnaire The Diabetes Quality of Life the Brief Clinical Inventory. The results of this research to use test product moment (Pearson correlation), obtained a value of r = 0.432. The conclusion from this study is there is a relationship between self-care and the quality of life of patients with diabetes mellitus in working area of Community Health Center Tigo Baleh that is proportional and has the level of correlation. There are factors that affect the correlation with quality of life. It is expected that the patients of diabetes mellitus can increase the activity of self-care so that life can run normally.


Article Details

Section
Articles