PUPUK ORGANIK CAIR LAMTORO DAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MENINGKATKAN KUALITAS KIMIA TANAH
DOI:
https://doi.org/10.62769/katalisator.v7i2.1761Keywords:
Kimia tanah, arang tempurung kelapa, budidaya, wortel, lamtoroAbstract
Kulitas kimia tanah menjadi buruk karena pemakaian pupuk kimia dan pestisida yang berulang-ulang pada lahan yang sama. Perbaikan kualitas tanah sudah banyak dilakukan, seperti dengan menggunakan zeolite, atau campuran zeolite dengan TiO2, atau dengan menggunakan arang tempurung kelapa saja. Penggunaan arang tempurung kelapa dengan campuran pupuk organic cair dari Lamtoro belum banyak dipelajari. Tujuan penelitian adalah Memperbaiki kualitas kimia tanah yang sudah sering diperlakukan dengan pupuk kimia dengan menambahkan arang dari tempurung kelapa dan pupuk organik cair lamtoro pada budidaya wortel. Penelitian ini ada 2 jenis yaitu Analisa laboratorium mengenai Analisa Kualitas kimia tanah dan penelitian lapangan untuk budidaya tanaman wortel. Pengukuran pH menggunakan pH meter, penentuan, P tersedia dan K dengan metoda Olsen sebelum perlakuan , dan metode Bray setelah perlakuan. Penentuan N dengan metode Kjedahl. Budidaya wortel dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) denga 5 perlakuan dan 4 kelompok. Dianalisis secara statistika dengan uji F. Kalium tanah naik dari 0,20 me/100 g, termasuk rendah menjadi sedang yaitu 0,45 me/100 g 1 kalimat, P tersedia naik dari 13,1 menjadi 19,1 serta N dari 0,2 menjadi 0,3 , pH naik dari 5,2 menjadi 6,1. Secara umum kualitas tanah menjadi lebih baik untuk budidaya wortel dimana perlakuan dengan penambahan arang 10 ton/ha dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) daun lamtoro dengan konsentrasi 300 ml/L air mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman wortel.Downloads
Published
2022-10-28
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 JURNAL KATALISATOR

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
PUPUK ORGANIK CAIR LAMTORO DAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MENINGKATKAN KUALITAS KIMIA TANAH. (2022). JURNAL KATALISATOR, 7(2), 366-378. https://doi.org/10.62769/katalisator.v7i2.1761

